diabetes

Apakah Pengidap Diabetes Harus “Memusuhi” Makanan Manis? Simak Faktanya Disini.

Terkait diabetes, tak sedikit pertanyaan yang butuh diluruskan. Sebab jika tidak, justru hanya menjadi mitos yang menyesatkan masyarakat.

Misalnya saja ketika didiagnosis diabetes benar-benar harus ‘memusuhi’ gula dan makanan manis, apa benar seperti itu? Untuk itu, yuk simak penuturan dr Mangatas Manalu SpPD dari RS Mayapada Lebak Bulus Jakarta Selatan berikut terkait pertanyaan-pertanyaan yang kerap dilontarkan soal diabetes.

  1. Tak Boleh Makan Makanan Manis?

“Kalau gula dalam makanan, tidak perlu dihindari. Tetapi gula pasir harus diperhitungkan dalam total asupan kalori harian, yaitu tidak boleh lebih dari 5 persen,” kata dr Mangatas di sela-sela Live Chat ‘Bongkar Mitos Diabetes’ yang digelar detikHealth dan detikForum di kantor detikcom, Jl Warung Jati Barat Raya 75, Jakarta Selatan baru-baru ini.

Lalu, apakah pasien diabetes benar-benar tidak boleh makan makanan manis seperti brownies, donat, dan cake misalnya? Nah, dr Mangatas mengatakan boleh-boleh saja asalkan glukosa darah terkontrol, yaitu gula darah puasa kurang dari 120mg/dl dan Hba1c dibawah 7 persen selama 6 bulan. Namun, jangan lupa perhatikan jumlah makanan yang diasup ya!

  1. Minum Minuman Berperasa

dr Mangatas menegaskan diabetes dapat terjadi akibat konsumsi karbohidrat dan lemak yang berlebihan, ditambah faktor genetik. “Kalau konsumsi gulanya tidak berlebihan, seperti minum air yang memiliki rasa, ya tidak apa-apa,” ungkapnya.

Soal kebiassan makan langsung tidur meningkatkan risiko diabetes, dr Mangatas menuturkan tergantung dari jumlah asupan makanan dan aktivitas yang dilakukan. Jika asupan makanannya sedikit dan olahraga dilakukan teratur, maka tidak masalah.

  1. Gula Darah Sewaktu di Atas 140 mg/dl, Pasti Pradiabetes?

Untuk mengetahui pradiabetes, dikatakan dr Mangatas sebelumnya perlu berpuasa dulu baru kemudian dilakukan tes pembebanan glukosa 75 gram yang dilarutkan dalam 1 gelas air (200cc), kemudian diminum dalam waktu 5 menit.

“Bukan dengan gula darah setelah makan. Setelah minum larutan glukosa tersebut, diperiksa 1 jam dan 2 jam. Bukan 3 jam. Jadi, pemeriksaan misalnya di apotek beberapa jam sebelum dan sesudsh makan  tidak bisa menentukan pradiabates atau tidak,” kata dr Mangatas.

Ia menambahkan, tes pembebanan glukosa hanya dapat dilakukan di laboratorium besar dan berstandar ISO serta di laboratorium rumah sakit besar.

  1. Nasi Putih Kemarin, Gulanya Tak Terlalu Tinggi?

“Tidak benar. Jika ingin mengonsumsi karbohidrat yang disarankan di antaranya nasi merah atau nasi rendah indeks glikemik (nasi cokelat), sereal, talas, dan labu,” kata dr Mangatas.

Beberapa waktu sebelumnya, dr Herry Nursetiyanto, SpPD-KEMD juga dari RS Mayapada Lebak Bulus Jakarta Selatan mengatakan anggapan tersebut tidak terbukti secara ilmiah. Menurutnya, alasan seseorang lebih doyan mengonsumsi nasi dingin adalah sugesti yang membuat porsi nasinya menjadi lebih sedikit daripada ketika nasi pulen dan panas.

“Mitos itu. Indeks glikemiknya sama saja mau nasi panas atau nasi hari kemarin yang sudah dingin. Saya selalu bilang ke pasien, cuma masalah lidah. Mungkin saja kan kalau nasinya dingin jadinya rasanya kurang enak, kurang sedap, makanya makannya lebih sedikit,” kata dr Herry.

kadar gula darah

Bagaimana Cara dan Waktu Mengukur Kadar Gula Darah Yang Tepat?

Mengontrol angka kadar gula darah adalah hal penting dalam mengurangi risiko penyakit diabetes. Anda yang telah terkena diabetes perlu untuk rutin memeriksa kadargula darah sendiri. Pertanyaannya, kapan dan bagaimana pemeriksaan kadar gula darah dapat dilakukan?

Penderita diabetes tak boleh lalai mengontrol setiap harinya. Bahkan, seseorang dengan penyakit diabetes perlu punya catatan riwayat kadar gulanya. Mengapa? Tentunya catatan tersebut menjadi gambaran tentang bagaimana respon tubuh Anda terhadap perawatan diabetes yang sedang dijalani.

Pemeriksaan kadargula darah sendiri perlu dilakukan pada waktu yang tepat untuk memperoleh hasil yang akurat. Pemeriksaan dapat dilakukan tiga kali dalam seminggu, sebelum dan sesudah makan pagi, siang, dan malam.

Setelah tahu waktu yang tepat, lalu bagaimana cara memeriksanya? Cuci tangan Anda, lalu masukan test strip ke alat pengukur. Lalu, tusuk sedikit ujung jari Anda untuk mendapatkan setetes darah. Selanjutnya, bubuhkan sampel darah tersebut pada test strip yang sudah terpasang dan tunggu beberapa saat untuk melihat hasilnya.

Kadar glukosa darah Anda akan tampak pada layar. Tak hanya menunjukkan angka, alat ini pun menampilkan tanda warna yang menjadi indikator apakah kadar gula darah normal, tinggi, atau rendah.

Usai memeriksa kadar gula darah pada tubuh, penting untuk selalu mencatat hasilnya. Catatan ini berguna untuk melihat bagaimana dampak pola makan, aktivitas, dan terapi yang sudah dilakukanpada kadar gula darah.

Jika catatan menunjukkan kadar gula darah Anda terlalu tinggi atau rendah dalam beberapa hari, boleh jadi itu saatnya Anda mengubah rencana perawatan selanjutnya. Tentunya, perubahan ini perlu dikonsultasikan dengan dokter untuk menentukan perawatan seperti apa yang mampu memberi hasil terbaik bagi kesehatan Anda.

Selalu ingatkan diri Anda atau orang-orang sekeliling Anda yang mengidap diabetes betapa pentingnya memeriksa kadargula darah sendiri. Menjaga kadar gula darah untuk tetapnormal dengan mengatur pola makan dan berolahraga merupakan hal vital untuk hidup sehat di tengah penyakit diabetes.

Sumber : kompas.health.com

Salam sehat 🙂

keputihan

Sering Keputihan? Bisa Jadi Gejala Diabetes

Buang air kecil terus menerus, mengantuk, hingga tubuh lemas, dikenal sebagai beberapa gejala diabetes. Pada wanita, ada pertanda lain munculnya diabetes, yaitu sering keputihan.

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan endokrin Tri Juli Edi Tarigan atau yang akrab disapa TJ menjelaskan, gula darah tinggi pada pasien diabetes membuat tubuh rentan terinfeksi bakteri maupun jamur.

“Gula darah tinggi berkepanjangan mengganggu sistem imun atau daya tahan tubuh. Orang yang daya tahan tubuhnya jelek, gampang terinfeksi, jadi keputihan hingga gingivitis atau radang pada gusi,” jelas TJ dalam diskusi di Jakarta, Selasa (26/4/2016).

Keputihan disebabkan infeksi jamur, yang umumnya berbau tidak sedap dan berwarna. Jika terus mengalami hal ini, bisa jadi pertanda memiliki diabetes.

Menurut TJ, masalah keputihan ini juga sering kali memengaruhi wanita dalam berhubungan seksual. Selain keputihan, mereka yang gula darahnya tidak terkontrol juga rentan terkena kuman tuberkulosis.

TJ mengatakan, pada pasien tuberkulosis pun biasanya dilakukan pengecekan gula darah. “Memang banyak pasien diabetes yang baru mengetahui penyakitnya ketika muncul masalah lain di tubuh.”

Lebih dari 50 persen masyarakat tidak menyadari telah terkena diabetes. Bagi mereka yang memiliki faktor risiko, perlu melakukan pengecekan gula darah secara rutin untuk deteksi dini diabetes.

Jika ditemukan pada fase pre-diabetes, ini masih bisa dicegah menjadi diabetes dengan menjalani pola hidup sehat.

Sumber : health.kompas.com

Salam sehat 🙂

diabetes tipe 2

Waspada! Remaja Juga Bisa Terkena Diabetes Tipe 2

Dulu, mereka yang terkena diabetes tipe 2 rata-rata berusia di atas 40 tahun. Kini, mulai banyak ditemukan pada usia muda, bahkan remaja.

Ahli diabetes Prof. Dr. Sidartawan Soegondo, SpPd-KEMD menceritakan, pernah mendapati pasien diabetes tipe 2 berusia 12 tahun. Sidarta mengungkapkan, ada beberapa faktor risiko diabetes tipe 2 muncul pada usia muda. Pertama, memang ada faktor keturunan dari orangtua maupun keluarga yang diabetes.

“Anak 12 tahun gulanya tinggi karena diabetes tipe 2, bukan tipe 1. Ibunya juga diabetes,” kata Sidarta dalam diskusi di Jakarta, Kamis (28/4/2016).

diabetes tipe 2 adalah diabetes yang disebabkan gaya hidup tidak sehat dan faktor keturunan. Sedangkan diabetes tipe 1, merupakan kelainan bawaan sehingga terjadi sejak kecil. Sekitar 90 persen kasus diabetes merupakan diabetes tipe 2.

diabetes tipe 2 yang muncul pada usia muda maupun remaja tentu diikuti gaya hidup yang tidak sehat. Sidarta mengatakan, faktor risiko itu sudah ada sejak ibu mengandung anaknya.

“Ibu hamil yang tidak sehat makannya, saat lahir anak itu pankreasnya bisa tidak terbentuk dengan bagus,” terang Sidarta.

Pankreas merupakan penghasil insulin dan insulin bekerja membantu gula dalam darah masuk ke sel-sel di seluruh tubuh. Jika fungsi pankreas terganggu, produksi insulin pun bisa menurun.

Apalagi, jika sejak kecil sudah sering diberikan makan-makanan manis yang akan meningkatkan kerja pankreas untuk menghasilkan insulin lebih banyak. Hal ini, lama-kelamaan akan menyebabkan resistensi insulin dan terjadilah diabetes.

“Misalnya, kalau bayi lahirnya kecil, lalu digenjot terus dibikin gemuk, anak jadi obesitas dan bisa meningkatkan risiko diabetes,” kata Sidarta.

Ditambah lagi, anak yang obesitas kurang melakukan aktivitas fisik. Risiko diabetes pun meningkat dan bisa terjadi pada usia muda.

Nutrition dan Environmental Sustainability Manager Tropicana Slin, Fendy Sutanto MSc menambahkan, sering kali usia muda tidak sadar memiliki faktor risiko diabetes, sehingga makan banyak tanpa batas dan malas olahraga.

Fendy menceritakan, pernah ada seseorang berusia 23 tahun yang tak sadar telah terkena diabetes. “Waktu mau periksa terlihat lemas gitu. Pas periksa ternyata gula darahnya tinggi, 300 mg/dL,” kata Fendy.

Untuk itu, menjaga pola hidup sehat bisa dimulai dari keluarga dengan pola makan gizi seimbang dan rutin melakukan aktivitas fisik. Menurunkan berat badan secara perlahan juga menurunkan risiko terkena diabetes.

Sumber : health.kompas.com

Salam sehat 🙂

obat diabetes melitus

Konsumsi Obat Diabetes Melitus Sebabkan Kerusakan Ginjal! BENARKAH?

Tak sedikit pasien diabetes yang takut kesehatan ginjalnya terganggu, ketika harus konsumsi obat jangka panjang. Akhirnya, obat-obatan yang diberikan oleh dokter justru tidak diminum.

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan endokrin Tri Juli Edi Tarigan atau yang akrab disapa TJ menegaskan, obat diabetes justru harus diminum untuk menstabilkan gula darah sehingga mencegah komplikasi penyakit lain, termasuk ginjal.

“Ini yang harus diluruskan. Merusak ginjal itu kalau gula darah tinggi,” kata dokter TJ dalam diskusi di Jakarta.

Ia mengatakan, obat untuk penyakit kronik seperti diabetes memang sudah dibuat untuk aman dikonsumsi dalam jangka panjang. Jika obat-obatan memiliki efek samping merusak ginjal, tentu dokter tidak akan meresepkan obat tersebut.

Menurut TJ, tak semua obat memiliki efek samping merusak ginjal. Biasanya, obat yang memiliki efek samping pada kesehatan ginjal adalah obat jangka pendek. Karena itu, ada aturan pemakaian obat jangka pendek tidak diminum dalam jangka panjang.

TJ menjelaskan, jika gula dalam darah sering tinggi karena minun obat tidak teratur, bisa merusak pembuluh darah kecil maupun besar di seluruh tubuh.

Hal inilah yang justru bisa merusak kesehatan ginjal dan organ lainnya pada pasien diabetes. Komplikasi sering terjadi bukan karena minum obat, tetapi karena gula darah tidak terkontrol.

Diungkapkan TJ , disiplin minum obat maupun suntik insulin, menjaga pola makan sehat, dan melakukan aktivitas fisik merupakan cara efektif mencegah komplikasi penyakit lain.

Selain itu, pasien diabetes juga perlu melakukan monitoring gula darahnya sendiri agar lebih teratur menjaga pola hidup sehat.

Sumber : health.kompas.com

Semoga artikel ini bermanfaat. Salam sehat 🙂

cara menurunkan kadar gula darah

5 Cara Menurunkan Kadar Gula Darah Dalam Tubuh

Makanan manis memang sangat menggoda. tidak hanya kalori yang tinggi dan membuat lingkar perut semakin lebar, sering mengonsumsi makanan manis juga tidak baik untuk kesehatan. Makan makanan yang terlalu banyak mengandung gula dapat menyebabkan diabetes.

Yang dikhawatirkan dari terlalu sering mengonsumsi makanan yang banyak mengandung gula adalah berisiko terkena penyakit. Tidak hanya diabetes, terlalu banyak mengonsumsi makanan gula juga dapat menyebabkan kolesterol tinggi, jantung, kanker dan tekanan darah tinggi. Sebelum terlambat, berikut adalah cara untuk mengurangi gula dalam tubuh seperti yang dilansir cnn.com dan vemale.com yaitu:

  • Camilan Juga Penting

    Makan sangat penting untuk menjaga stamina dan mengisi ulang energi kamu. Makan secara teratur sangat disarankan. Diet yang ketat tanpa makan akan membuat gula darah mudah turun dan berbahaya bagi tubuh.

  • Sarapan Rendah Kalori

    Sarapan yang baik adalah yang tinggi protein dan lemak. sarapan yang terlalu banyak mengandung gula dan karbohidrat akan meningkatkan konsumsi gula sepanjang hari. Awali hari dengan makanan yang sehat dan bergizi.

  • Perbanyak Bumbu

    Menambah masakan dengan berbagai bumbu akan menyebabkan keinginan untuk menambah gula berlebih pada masakan kamu pun berkurang.

  • Hindari Minuman dalam Kemasan

    Minuman dalam kemasan memang terlihat praktis dan lebih enak. Tetapi tahukah Ladies, minuman dalam kemasan banyak mengandung gula tambahan. Meskipun saat ini banyak minuman kemasan yang berlabel sehat, tetapi minuman tersebut banyak mengandung gula tambahan.

  • Istirahat yang Cukup

    Setiap hari tubuh kita perlu beristirahat 7-8 jam sehari. Cukup tidur akan membuat kamu tidak mudah capek. Tubuh yang lelah membutuhkan lebih banyak gula untuk meningkatkan energi.

    Menjaga kesehatan adalah hal yang penting, tubuh kita bukan seperti robot yang dipacu terus menerus, tubuh juga butuh pola yang baik dalam strukturnya.

    Denis Waitley mengatakan waktu dan kesehatan adalah dua aset berharga yang tidak dikenali dan di hargai sampai keduanya hilang.

    Sehat bukan hal yang mewah, bahkan digolongkan sebagai hal yang murah. Sehat akan menjadi mahal ketika sehat itu berubah jadi sakit.

manfaat dan khasiat daun kemangi

Manfaat Dan Khasiat Daun Kemangi Untuk Diabetes

Ocimum basilicum merupakan nama latin dari kemangi yang berarti tumbuhan beraroma. Aroma khas dari daun kemangi membuat banyak menyukainya, tetapi ada juga yang tidak suka dengan aromanya itu. Di Indonesia tanaman ini memang sangat melimpah dan menjadi tanaman penting untuk makanan ataupun lalapan.

Apakah kemangi hanya sekedar pelengkap saja? ternyata kemangi punya manfaat dan khasiat yang baik bagi kesehatan tubuh kita dan baik juga untuk penderita diabetes. Manfaat Dan Khasiat Daun Kemangi :

  1. Untuk menurunkan suhu tubuh yang tinggi.
  2. Mengobati masalah kulit.
  3. Untuk mengurangi pembengkakan dan rasa terbakar yang disebabkan oleh gigitan serangga
  4. Untuk mengobati masalah pernafasan, seperti asma dan bronkitis. Hal ¡ni dikatakan efektif untuk mengontrol batuk, melonggarkan lendir akumulasi, dan untuk mengurangi sesak pada paru-paru.
  5. Yang populer untuk mengobati permasalahan pada gigi dan mulut. Sifat antibakteri dan kemangi sangat baik untuk menyingkirkan bakteri di dalam mulut, sehingga mencegah penyakit gigi dan mulut Selain itu juga dapat membuat gusi lebih kuat dan mempercepat penyembuhan ulkus.
  6. Kaya akan antioksidan dan bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung. Menurut beberapa penelitian, daun kemangi dapat melindungi tubuh dan aksi radikal bebas.
  7. Kemangi dianggap memiliki sifat diuretik dan juga baik untuk detoksifikasi. Hal ini digunakan untuk mengurangi kadar asam urat dalam darah, sehingga mengurangi resiko batu ginjal.
  8. Kemangi juga dig unakan untuk mengobati penyakit pada mata. Daun kemangi direndam dalam air dan digunakan sebagai abat cuci mata bagi mereka yang terserang konjungtivitis atau mata merah.
  9. Daun kemangi adalah salah satu pengobatan herbal untuk sakit kepala. Daun kemangi ditumbuk dan dicampur dengan pasta cendana, kemudian diterapkan di atas dahi.
  10. Kemangi digunakan sebagai obat stres.
  11. Daun kemangi juga digunakan sebagai abat sakit tenggorakan. Untuk mengabati sakit tenggorokan, rebus daun daun kemangi dan gunakan air rebusan ini untuk berkumur.
  12. Daun kemangi juga digunakan untuk meningkatkan kesehatan pencernaan. Hal ini dikatakan efektif dalam mengobati dispepsia dan disentri. Bahkan perut kembung, gas, dan kram perut dapat sembuh berkat ramuan ini.
  13. Daun kemangi juga dapat digunakan sebagai tanaman pengusir nyamuk yang terbilang cukup ampuh.
  14. Daun kemangi juga dapat digunakan untuk obat diabetes, sebagai penurun gula darah yang tinggi.

Berikut Manfaat Dan Khasiat Daun Kemangi Tang Harus Anda Ketahui

diabetes gestasional

APAKAH Obesitas dan Diabetes Gestasional Dapat Berpengaruh Terhadap Pertumbuhan Janin?

Menurut penelitian yang diterbitkan oleh diabetes care, perempuan yang mengalami obesitas dan sedang hamil rentan mengalami pembesaran janin ketika usia janin berada di angka 6 bulan.

Diabetes gestasional adalah salah satu gangguan diabetes yang umum yang dialami oleh perempuan selama kehamilan dan obesitas juga dapat meningkatkan resiko kerentanan yang lebih tinggi dari biasanya.

Perkiraan bisa bervariasi untuk setiap prevalensi. Menurut Center for Vulnerable Populations di San Francisco General Hospital and Trauma Center, diabetes gestasional mempengaruhi antara 7-18% kehamilan di Amerika Serikat pada tahun 2013.

Kondisi ini dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan menyebabkan pertumbuhan yang berlebihan pada anak yang belum lahir. Pusat Pengendlian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menjelaskan bahwa ketika kadar gula darah bayi terlalu tinggi, bayi menjadi “kekenyangan” yang dapat mengarah ke pertumbuhan ekstra.

Hal ini meningkatkan risiko untuk ibu saat melahirkan , dan anak lebih mungkin untuk mengembangkan obesitas dan diabetes di kemudian hari .

Pengendalian diabetes gestational biasanya mungkin melalui diet dan olahraga ; jika tidak , bisa melalui obat yang tersedia.

Pada 8-12 minggu kehamilan, wanita diskrining untuk diabetes gestasional melalui tes glukosa darah, dan sesuai dengan pedoman saat ini di AS dan Inggris , mereka yang berisiko terbesar dapat memiliki tes penuh di 24-28 minggu . Pada kenyataannya, sebagian besar wanita menghadiri screening pada 28 minggu.

Para peneliti dari Departemen Obstetri & Ginekologi di University of Cambridge di Inggris menganalisis data untuk lebih dari 4.000 ibu yang pertama kali.

Para ibu adalah bagian dari studi Prediksi Kehamilan Hasil , yang menggunakan scan ultrasound untuk mengumpulkan data tentang lingkar perut dan kepala , untuk menilai pertumbuhan janin.

Peneliti membandingkan pertumbuhan bayi yang ibunya menderita diabetes gestasional dengan mereka yang ibunya tidak.

Pada minggu ke 28 atau setelahnya, 4,2 % dari ibu menerima diagnosis diabetes gestasional.

Pada 20 minggu , tidak ada hubungan antara ukuran anak dan munculnya kemudian diabetes gestasional.

Namun , 20-28 minggu , ada pertumbuhan yang berlebihan di antara janin perempuan yang kemudian ditemukan memiliki diabetes gestasional. Dengan kata lain, dengan diagnosis saat berlangsung , pada 28 minggu, bayi sudah besar.

Temuan menunjukkan bahwa gangguan pertumbuhan janin dalam diabetes gestasional dimulai sebelum screening biasanya terjadi.

Ini berarti bahwa program skrining saat ini mungkin terlalu terlambat dalam kehamilan untuk mencegah efek kesehatan jangka panjang pada anak.

Ibu obesitas merupakan faktor risiko umum untuk obesitas , sehingga para peneliti juga meneliti data untuk wanita yang mengalami obesitas . Bahkan tanpa diagnosis diabetes , bayi perempuan dengan obesitas dua kali lebih mungkin untuk menjadi besar di 28 minggu.

Jika seorang ibu memiliki obesitas dan diabetes gestasional, risiko pertumbuhan janin yang berlebihan oleh 28 minggu hampir lima kali lebih besar.

Perlu meninjau waktu screening

penulis pertama Dr. Ulla Sovio menunjukkan bahwa bayi dari wanita dengan diabetes gestasional sudah normal besar pada saat ibu mereka diuji . Dia menyarankan skrining wanita sebelumnya untuk meningkatkan hasil dalam jangka pendek dan panjang.

penulis senior Prof. Gordon Smith mencatat bahwa uji klinis tidak menunjukkan bahwa skrining dan intervensi dalam kehamilan mengurangi risiko obesitas.

Studi saat ini , katanya , menunjukkan hal ini karena skrining dan intervensi datang terlambat , ketika janin sudah mengalami efek dari diabetes gestasional.

Prof. Smith dipanggil untuk uji coba untuk menilai apakah skrining lebih awal akan membuat perbedaan pada hasil kehamilan dan kesehatan jangka panjang anak.

Salam sehat!

cara menurunkan gula darah

TERAPKAN Ini, 12 Cara Mudah Menurunkan Gula Darah

Kontrol gula darah yang baik menjadi hal yang sangat penting untuk para penderita diabetes tetap sehat untuk jangka pendek maupun panjang. Untuk mencapai tujuan ini, diperlukan beberapa usaha seperti perlu makan makanan yang sehat, aktifitas fisik, mengelola stress dan mengonsumsi obat gula darah yang telah ditentukan.

Berikut 12 Tips Cara Menurunkan Gula Darah yang bisa anda terapkan untuk menurunkan kadar gula darah tinggi anda dan agar gula darah anda tetap terjaga normalnya :

1) Ambillah Langkah Kecil Menuju Rencana Makan Sehat

Anda mungkin tahu jika memilih makanan dan snack yang sehat merupakan hal yang sangat penting untuk merawat diabetes anda dan juga untuk kesehatan anda secara keseluruhan. Tidak ada lagi satu ukuran yang pasti atau cocok untuk “diet diabetes” dalam istilah perencanaan makanan. Jika anda mendapatkan tugas untuk menjalani pilihan makanan yang baik dan kebiasaan makan yang harus diubah, anda dapat melakukan hal-hal berikut :

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah ubah jenis makanan apa yang paling mudah anda ganti. Jangan terlalu keras terhada diri sendiri, ini semua membutuhkan proses dan kerja keras.

Jika anda membutuhkan bantuan, carilah ahli gizi khusus diabetes yang terpercaya. Jika anda tidak tahu, konsultasikan dengan dokter anda untuk mendapatkan rekomendasi. Untuk mendapatkan dukungan penurunan berat badan yang sehat, anda bisa bergabung dengan beberapa komunitas setempat.

Perencanaan makan yang sehat akan membuat anda mendapatkan berat badan yang sehat dan ideal. Berikut beberapa saran yang kami beri :

  • Tetap konsumsi makanan yang anda sukai. Namun bila anda tahu makanan ini kurang sehat untuk kadar gula darah anda, kurangi porsinya.
  • Sertakan makanan sumber karbohidrat, buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan dan susu rendah lemak. Perlu diingat bahwa bagi penderita diabetes, sumber karbohidrat merupakan perencanaan penting dalam makanan mereka.
  • Kurangi jumlah makanan dan minuman manis, termasuk soda, minuman sari buah maupun minuman elektrolit. Anda mungkin masih bisa mengonsumsinya hanya saja dalam jumlah kecil.
  • Gunakan sedikit skim seperti mayones, keju, saus salad dan sebagainya. Kalori dari makanan-makan ini hampir semuanya berasal dari lemak. Lemak merupakan sumber utama dari kalori. Bahkan keju merupakan contributor utama dari lemak jenuh.
  • Minimalisir konsumsi garam dan sodium. Kurangi juga makan makanan kemasan dan olahan. Lebih baik, masaklah sendiri dirumah sehingga takaran garamnya dapat diatur.

2) Cobalah Untuk Makan Secara Konsisten

Jika anda cenderung melewatkan waktu makan, konsultasikanlah hal ini dengan dokter anda sehingga anda bisa bekerja sama untuk menentukan langkah penurunan kadar glukosa yang sesuai dengan gaya hidup anda.

Namun jika anda mengonsumsi obat penurun glukosa yang berpotensi menyebabkan hipoglikemia seperti insulin, melewatkan waktu makan dapat meningkatkan resikoanda mengalami gula darah rendah.

Tidak punya waktu untuk makan?

Selalu sediakan snack bernutrisi di dalam tas anda sehingga anda akan tetap merasa kenyang dan sehat, ini juga sebagai sumber energy bagi anda agar merasa terjaga dan semangat sepanjang hari.

3) Fokuskan Perhatian Pada Karbohidrat

Setelah anda mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, karbohidrat akan terurai menjadi glukosa dan masuk ke dalam aliran darah. Karbohidrat adalah nutrisi utama dalam makanan yang dapat meningkatkan glukosa darah (gula darah) setelah makan.

Karbohidrat yang anda konsumsi tidak akan membuat gula darah anda meninggi jika anda memiliki cukup insulin. Entah insulin itu anda dapat dari proses alami yang di lakukan pankreas atau insulin dari suntikan.

Fakta bahwa karbohidrat dapat meningkatkan kadar gula darah anda itu tidak sepenuhnya benar dan tidak berarti anda harus menghindari makanan yang mengandung karbohidrat.

4) Pilih Makanan Dengan Kadar Serat Yang Tinggi

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan dengan serat yang cukup dapat membuat anda sehat. Hal ini juga dapat membantu anda tetap merasa kenyang lebih lama.

Namun anda juga harus tetap konsisten untuk mengonsumsi serat ini. Serat makanan dapat digunakan untuk menurunkan kadar gula darah walau dengan jumlah yang kecil setelah anda makan kira kira 25 gram per hari.

5) Berpikirlah Sebelum Minum

Pikirkan dulu sebelum anda ingin mengonsumsi minuman berkarbonasi, elektrolit, es the manis dan minuman lain yang memiliki tingkat kalori yang tinggi. Disamping tidak ada gizi yang terkandung di dalamnya, minuman semacam itu juga mengandung tambahan gula atau pemanis lainnya.

Jika anda minum minuman panas pada pagi hari, dianjurkan untuk tidak diberi gula.

Jika memungkinkan, pilihlah minuman bebas gula dan tidak ada kalori. Seperti air putih, teh tanpa gula atau air soda dengan campuran jeruk nipis.

6) Kontrol Jumlah Porsi

Salah satu tantangan terbesar ketika mengontrol jumlah kalori dan karbohidrat adalah ketika kita makan terlalu banyak, walau termasuk makanan sehat seperti beras merah, pasta gandum, ayam dan ikan.

Kenali ukuran porsi yang tepat untuk makanan anda dengan memperkirakan jumlah makanan yang akan anda konsumsi selama seminggu misalnya. Anda tidak tahu akan pergi atau akan tetap berada dirumah saat seminggu itu.

7) Isi Setengah Piring Anda Dengan Sayuran Nonstarchy

Penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan orang tidak makan cukup sayuran setiap harinya. Padahal kita tahu bahwa sayuran memberikan nutrisi yang sangat baik, jumlah kalorinya sedikit dan sangat sehat apabila disajikan.

Sayuran nonstarchy contohnya seperti mentimun, sayuran hijau seperti selada, kangkung, bayam, paprika dan brokoli. Mengonsumsi sayuran akan memastikan anda mendaptatkan nutrisi setiap minggunya.

Jika anda hendak membeli sayuran dalam bentuk kemasan baik beku atau kalengan, hindarilah dari sayuran yang terkontaminasi oleh saus dan bumbu. Kemungkinan apabila tercampur maka akan menambah jumlah lemak dan meningkatkan natrium.

8) Konsumsilah Obat Penurun Gula Darah Jika Dibutuhkan

Orang yang terkena diabetes tipe 1 harus mengonsumsi insulin untuk bertahan hidup. Bagi penderita diabetes tipe 2, para ahli keshatan sepakat bahwa metformin adalah obat penurun gula darah yang wajib diresepkan.

Diabetes tipe 2 adalah penyakit progresif, dimana dari tahun ke tahun penderitanya membutuhkan dosis obat penurun gula darah tambahan untuk menjaga gula darah tetap terkontrol.

9) Cobalah Kurangi Stres

Efek dari stress dapat meningkatkan kadar gula darah anda serta dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung. Untuk menjaga pikiran dan tubuh tetap sehat, penting untuk mengetahui bagaimana cara mengurangi stres dan mengelola diabetes serta emosional anda.

Anda dapat mencoba cara pereda stress ini :

  • Ambil nafas 5 kali perlahan
  • Putar music yang menenangkan
  • Lakukan beberapa pose yoga dan peregangan sederhana
  • Usahakan memiliki 7-9 jam waktu tidur sehari
  • Luangkan waktu untuk melakukan hobi anda

10) Gerakkan Tubuh anda

Luangkan waktu selama 30 menit dalam sehari untuk melakukan aktivitas fisik minimal 2 kali dalam seminggu. Latihan fisik ini mempunyai banyak manfaat, diantaranya :

  • Menurunkan kadar gula darah
  • Membantu tubuh agar lebih sensitive terhadap insulin
  • Mengurangi kadar kolesterol dan meningkatkan HDL
  • Mengurangi tekanan darah
  • Meningkatkan fleksibilitas
  • Menjaga berat badan tetap ideal

11) Periksa Kadar Gula Darah Anda Dalam Berbagai Situasi

Tipsnya sebagai berikut :

  • Periksa pada waktu berbeda
  • Periksa satu atau dua jam setelah makan
  • Ketika anda melakukan atau memakan hal yang baru
  • Jangan hanya mengumpulkan data kadar gula darah, tetapi konsultasikan kepada ahli kesehatan

12) Pantau Kadar Gula Darah Anda

Memantau dan memvariasikan kadar gula darah anda setiap waktu akan membantu anda dan penyedia layanan kesehatan anda dalam membuat keputusan yang lebih efektif tentang kesehatan anda.

Jika anda memantau kadar gula darah anda secara teratur, anda akan dengan mudah menentukan makanan dan kegiatan apa saja yang cocok untuk kesehatan anda.

Salam Sehat 🙂

Tips Menjaga Gula Darah Tetap Normal

7 Tips Menjaga Gula Darah Tetap Normal

Ketidakseimbangan gula darah berhubungan dengan sejumlah gejala dan masalah kesehatan, termasuk diabetes tipe 2, kelelahan yang tidak beralasan, pertambahan berat badan dan perubahan suasana hati.

Salah satu alasan yang menyebabkan kenaikan merajalela di diabetes tipe 2 adalah bahwa kadar gula darah normal terlalu tinggi. Hal ini menjadikan alasan mengapa banyak orang mengalami gejala ini seperti kelalahan selama bertahun-tahun sebelum mereka didiagnosis.

Sebelum anda membuat perubahan, anda harus tahu apa yang dihadapi.

Mulailah dengan memeriksa gula darah anda.

Periksalah gula darah anda dengan glucometer untuk setidaknya beberapa hari dengan kondisi yang berbeda beda. Ini akan menunjukkan hubungan antara gaya hidup anda, emosi anda dan tekanan darah anda. Glucometer kemudian bisa menjadi tolak ukur anda. Mulailah memeriksa gula darah anda di pagi hari sebelum makan. Jika kadar gula darah anda menunjukkan angka 100 mg/dl, maka ikuti tips berikut ini.

Namun jika kadar gula darah anda normal, anda bisa menggunakan 8 tips menjaga gula darah tetap normal ini sebagai acuan untuk menghindari masalah gula darah anda.

1) Fokuskan protein pada sarapan anda

Jika anda hanya dapat melakukan satu hal, maka pastikan untuk makan beberapa protein saat sarapan setiap pagi. Konsumsilah setidaknya 10 gram. Jika anda terburu-buru, maka campur makanan rendah glikemik tersebut dengan protein.

Beberapa makanan yang mempunyai protein tinggi itu seperti telur, susu jus kacang dengan buah dan biji rami, ikan, roti dengan selai kacang, tempe panggang dan sayuran hijau.

2) Tahu jika respon level gula darah bersifat individual

Anda semua pasti mempunyai reaksi yang berbeda beda terhadap makanan yang sama. Sebagai contoh, beberapa yang disebut sebagai “makanan sehat” seperti biji-bijian, sebenarnya dapat menyebabkan lonjakan gula darah pada beberapa individu, namun tidak kepada orang lain. Demikian pula dengan fruktosa (gula alami yang terdapat di dalam buah). Untuk beberapa orang mungkin tidak masalah, namun untuk beberapa penderita diabetes, fruktiosa sangat tidak dianjurkan.

3) Hindari konsumsi gandum

William Davis dalam bukunya Wheat Belly menulis bahwa kandungan gluten yang ditemukan dalam gandum ini apabila masuk ke dalam metabolisme tubuh maka akan dicerna seperti gula. Maka dari itu jika anda ingin serius menormalkan gula darah anda, tinggalkan biji-bijian sepenuhnya untuk satu bulan atau lebih.

4) Periksakan tingkat stress anda

Meskipun anda makan makanan dengan baik dan teratur tetapi kondisi anda dalam keadaan stres, ini dapat menyebabkan gula darah anda tinggi. Anda mungkin juga melihat kondisi berat badan anda. Stres melepaskan kortisol dan kortisol menghentikan aliran gula darah.

5) Pertimbangkan suplemen

Jika gula darah anda lebih tinggi dari angka yang saya sebutkan diatas, memang diperlukan beberapa suplemen yang dapat anda ambil untuk membantu mengontrol gula darah anda saat anda dalam masa diet. Ekstrak kopi hijau dan gymnema sylvestreare adalah dua pilihan yang baik.

6) Latihan untuk membakar kortisol

Ketika anda stress, kelebihan kortisol yang diproduksi oleh tubuh dirancang untuk membantu anda melarikan diri dari ancaman. Latihan kecil dapat dilakukan seperti berjalan naik dan turun tangga lorong. Anda akan merasakan seberapa efektif latihan ini untuk kesehatan anda.

7) Berhentilah diet

Jika makan makanan yang mengandung gula, pastikan untuk makan beberapa protein dan menambahkan banyak salad, sayuran hijau, kacang kacangan dan makanan dengan glikemik rendah lainnya ke dalam campuran makanan. Hal ini akan menghindarkan gula darah anda bertambah tinggi. Perlu anda tahu, orang orang dengan gula darah yang normal stabil adalah mereka yang kehilangan kelebihan lemak di perut.

Salam sehat 🙂